seapup jack up rig

Sebelum rig seapup jack down and move out from platform harus stabilitas di hitung(maximum 65 kips each legs for jacking) guna untuk mengetahui kaki2 rig benar-benar aman untuk legs up yang berarti bahwa kaki rig naik dan badan rig turun di tiap tiap gigi2 kaki harus di beri pelumas untuk tiap jack down ataupun jack up karena ini penting untuk pelumasan pada waktu pinion2 ini berputar.
setelah itu perhitungkan kekuatan angin dan arus, usahakan arus jika kita mau keluar / move out dari platform arus masuk maksimal 1 knot tapi jika arusnya keluar berapapun itu sangat membantu rig move out dari platform, (jack man adalah seorang yang tugasnya menaik turunkan rig) jack man mulai menurunkan rig secara merata sampai rig zero air gap(dasar bottom rig menyentuh air laut) disini bosun akan mengifokan kepada rig master dan di catat dalam log journal, pada saat zero air gap nyalakan Echo sounder(alat untuk mengukur kedalaman air laut) gunanya agar Rig master tahu berapa kaki yang masih berada di laut. rig terus turun sampai draft 5 feet dan Rig master instruction to chief engineer untuk start main engine caterpillar dan di check apakah running well tidak dengan di masukkan clutch dan engineer akan melaporkan ke rig master. setelah Main engine running kita warming up sampai -/+ 5 menite dan rig master order to bosun untuk flushing jetting yaitu prejetting (adalah sebelum connect hose kita nyalakan flushing tekanan tidak usah terlalu tinggi tekananya cukup air keluar saja dari pompa jetting agar kotoran keluar agar tidak masuk dalam jetting pipe setelah air keluar dan air bersih baru kita connect jetting hose ke jetting pipe ) Jetting adalah penyemprotan air laut di spud can dengan tekanan tinggi gunaya agar spud can lepas dari penetrasi dalam dasar laut, setelah itu hose jetting connect di tiap2 kaki , usahakan mulai connect hose jetting dari kaki no 3 atau no 4 dulu karena kaki ini yang akan di angkat terlebih dahulu tekanan jetting maximal dengan tekanan 135 bar dan hanya menggunakan 2 pompa fire saja. kira-kira after 5 menit jetting , jacking bisa di lanjut kembali dengan mengangakat kaki no 3 or 4 terus bergantian ke leg no 1 or no 2. setelah kaki no 3 dan 4 bebas dari penetrasi seabed, main engine kita jalankan mundur untuk menjaga agar rig tidak maju sambil kaki 1 dan 2 terus di angkat dan setelah kaki 1 dan 2 ter angkat rig master akan mengarahkan rignya ke destination rig berikutnya yang telah di infokan oleh company man.
Urut-urutan sebelum jack up:
membuat passage plan jarak tempuh /dinstance , heading / haluan rig,
Approaching ke platform,500 meter arrival platform : test all engine for maneuver,hitung stabilitas agar tidak melebihi batas yang di ijinkan dan Rig tidak miring kanan atau kiri,sounding all void tank must be empty, sounding FO,and FW.
hitung kecepatan angin dari wind indicator,hitung arus dari GPS berapa hanyut RIG dgn stop all engine maka diketahui kecepatan arus jangan lupa buka tabel pasang surut dan daftar arus untuk menambah accurasi penghitungan arus, ketahui heading p/f (platform) kedalaman air sekitar p/f, dan jenis dasar laut (seabed) guna untuk memprediksi penetrasi. setelah semua sudah kita ketahui baru rig perlahan mendekat platform dengan kecepatan maximal 2 knot dan tidak lebih guna dapat di kemudikan atau di kendalikan, turunkan kaki 1 dan 2 sampai tag bottom untuk mempermudah maneuver dan setelah tag bottom kita naikan lagi kaki 1&2 pelan2 sampai rig bisa bergerak, setelah rig bisa bergerak kaki jangan naikan lagi, jadi kaki agak touching, gerakkan lagi rig berlawanan dengan heading platform sampai mendekat platform, setelah jarak 40 feet Rig dari platform kita turunkan kaki 1&2 dan kita mendekat dengan mengangkat salah satu kaki di bantu dengan propeller sampai jarak 20/25 feet di haluannya platform sebelum in position kita setting heading kita agar alat2 halliburton coiltubing kususnya bisa masuk ke sumur dan tidak terhalang oleh apapun, setelah in position kita turunkan kaki 3&4 sampai tag bottom setelah kaki 3&4 tag bottom kita aturunkan semua kaki bersamaan setelah zero air gap (lunas kita menyentuh air laut) matikan echo sounder naikan rig sampai 2 feet air gap,sampai 2 feet air gap mulai kita pre loading yaitu menekan kaki kaki secara menyilang kaki 1&4 kita tekan sampai ukuran 252 bar terus bergantian dengan kaki 2&3 sama sampai ukuran 252 bar kita ulangi sampai 3 atau 4 kali tergantung dari jenis dasar laut jika dasarnya pasir cukup 3 kali jika dasarnya lumpur bisa sampai 5 kali. setelah preloading kita jack up (rig naik) terus sampai deck rig sejajar dengan deck platform. setelah sejajar kita levelkan posisi Rig agar tidak miring kanan atau miring kiri jadi kekuatan kaki benar2 maximal baru pasang gang way ke platform dan jack up is completed.
limitation seapup:
– Batas loading maximal pada kondisi elevating (rig naik ataupun turun) adalah 315.00 lt.
– Batas loading maximal pada kondisi elevated (rig sudah jack up) adalah 357.00 lt.
– Pinion max load adlh 65 kips (kilo pounds).
– Maximal kedalaman air laut adlh 150 feet.
– Maximal air gap 35 feet.
– Maximal kaki (below) di bawah hull/lunas adalh 195 feet semua termasuk:penetration (kaki yang di masuk sea bed),kedalaman laut,dan air gap(antara batas laut ke hull/lunas rig).
untuk mengetahui berapa kedalaman penetrasi kaki di dasar laut bisa kita cari dengan cara :
-kedalaman air (deep water /DW) di dapat dari echo sounder di tambah
-leg guide(LG) ada di tabel tiap 2 RIG tidak sama untuk seapup rig 37 feet.
– Air gap(AG) di hitung dari lunas kapal sampai ari laut.
– Draft(D) Rig karena echo sounder ada di lunas kapal.
ketinggian kaki di kurangi di kurangi jumlah kedalaman hitungan di atas maka kita akan tahu berapa penetrasi RIG.
ketinggian kaki-(WD+LG+AG+D)=Penetration
demikian procedure dan urut urutan untuk kerja di atas Rig dan untuk Master Rig semoga berguna bagi rekan rekan yang menekuni di bidang RIG Offshore walau masih banyak kekurangan mohon sekiranya mohon untuk masukkannya.
salam
capt. luthfie

master rig maneuver for approaching platform

maneuver rig

Iklan